Senin, 01 Desember 2014

Resep Dasar Puff Pastry Berlapis-Lapis Dan Renyah


Puff Pastry ini salah satu camilan yang sangat disukai anak-anak, dan juga teman-temannya. Jadi ingat dulu waktu teman TK Kakak Sya berkunjung ke rumah, saya suguhi puff pastry bentuk cone/contong. Wah, seluruh anak-anak yang datang, suka suguhan itu. Sampai salah seorang teman Kakak Sya  minta mamanya belikan di bakery.Tapi begitu dibelikan mamanya, teman Kakak Sya itu kecewa. Katanya kuenya beda dengan buatan Bunda Syafa. Ini mamanya sendiri loh yang cerita ke saya. Jadi GR saat itu :)

Walau anak-anak sangat menyukai cemilan yang satu ini, tapi belum tentu beberapa bulan sekali saya bikin. Karena cara membuatnya yang lumayan lama dan butuh telaten tinggi. Dan saya bukanlah tipe orang yang punya kesabaran tinggi untuk sering-sering bikin puff pastry ini. Tapi demi anak, sesekali meluangkan waktu membuat puff pastry ini enggak apa-apalah. Sekalian menebus kegagalan membuat martabak kemaren (si martabak cemungut eaaa)

Enaknya kalau sudah buat adonan dasar puff pastry,  bisa dimodifikasi dengan isi apa saja. Sekedar di tabur gula atau keju, diisi selai nenas, atau bahkan dengan sosis. Kalau saya, tergantung bahan yang ada. Berhubung ada sisa keju dan selai nenas di kulkas, ya pakai yang itu.

Resep dan cara pembuatannya, saya adopsi dari Tabloid Saji. Tahunnya udah lupa, kalau enggak salah ingat waktu awal-awal tabloid ini terbit. Jadi resep ini udah hampir 10 tahun saya pakai. Walau saya sempat beli buku resep khusus tentang puff pastry, saya tetap lebih sreg pakai resep dari Saji ini. Lebih irit, dan hasilnya pun ok. Simak yuk bahan dan cara pembuatannya .

Bahan Dasar Puff Pastry:
  1. 450 gr tepung terigu protein tinggi
  2. ½ sendok the garam
  3. ½ sendok the air jeruk lemon/cuka
  4. 100 gr margarin
  5. 150 gr korsvet, bisa diganti dengan mentega putih
  6. 170 ml air dingin/es


Cara Membuat:
  1. Aduk tepung,garam, dan margarin
  2. Tuang ari yang telah diberi air jeruk lemon atau cuka. Uleni hingga rata
  3. Diamkan selama 3 menit agar adonan mudah di giling nantinya (tidak membal)
  4. Giling adonan. Beri korsvet atau bisa diganti mentega putih di tengahnya. Lipat adonan hingga menutupi korsvet dengan lipatan ganda, yakni dengan melipat bagian atas adonan ke tengah (menutupi korsvet), dan lapisan bawah ke sisi atas. Simpan dalam lemari pendingin selama 10 menit.
    www.rebellinasanty.blogspot.com
    bagi 3 bagian adonan, letakkan korsvet ditengah
    www.rebellinasanty.blogspot.com
    lipast bagian atas hingga menutupi korsvet
    www.rebellinasanty.blogspot.com
    lipat bagian bawah hingga menutupi seluruh lipatan sebelumnya
  5. Keluarkan adonan. Giling lagi adonan dengan posisi lipatan di bawah. Lalukan lipatan seperti di atas (lipatan ganda) sebanyak 2 kali. Lalu simpan kembali dalam lemari pendingin selama 10 menit.
  6. Adonan siap digunakan.


Tips
  • Adonan tidak harus diuleni sampai kalis, karena nanti dalam proses penggilingan yang berkali-kali, membuat adonan kalis dengan sendirinya
  • Guna air jeruk lemon atau cuka adalah agar adonan tidak membal saat digiling
  • Proses menggiling dan melipat ini yang butuh kesabaran dan kehati-hatian,mengingat jangan sampai lapisan korsvetnya pecah. Taburi alas penggilingan dengan terigu, dan bila ada lapisan korsvet yang keluar dari dalam lipatan, segera bersihkan, dan taburi bagian lipatan yang pecah dengan terigu tipis.
  • Setelah menggiling dan melipat adonan, diamkan sekitar 3 menit (tetap dalam suhu ruang) sebelum melakukan proses penggilingan dan pelipatan selanjutnya. Hal ini untuk memudahkan proses penggilingan karena mengurangi efek membal dari adonan saat digiling. 
  • Sampai hendak digunakan,simpan korsvet dalam lemari pendingin.Korsvet dan teknik melipat-menggiling yang berkali-kali ini yang menimbulkan puluhan lapisan pada kue. Lapisan tipis itu selain garing dan renyah,juga membuat tampiulan kue jadi cantik.
  • Panggang puff pastry dengan suhu tinggi sampai adonan mengembang. Saat ¾ matang,keluarkan adonan, lalu poles dengan kuning telur. Bila memoles telur dilakukan sebelum dipanggang, terkadang cairan kuning telur yang mengenai lipatan adonan membuat adonan pastry tidak mengembang sempurna.
  • Gunakan pisau yang bersih dan tajam untuk memotong adonan puff pastry yang telah digiling.
  • Biarkan beberapa saat sebelum dipanggang agar adonan puff pastry mengembang sempurna
  • basahi loyang dengan air, bukan dioles  margarin. Karena saat proses pemanggangan, adonan puff pastry akan mengeluarkan lemak.
  • Berkreasilah dengan variasi isi sesuai selera dan bahan yang ada
www.rebellinasanty.blogspot.com
salah satu variasi, puff pastry isi selai nenas
www.rebellinasanty.blogspot.com
cone pastry tabur gula
www.rebellinasanty.blogspot.com
donut pastry
www.rebellinasanty.blogspot.com
pastry gulung keju
www.rebellinasanty.blogspot.com
pastry hati



Selamat Mencoba

113 komentar:

  1. Duhhhh mbak....sampai ngiler-ngiler lihat fotonya....jd pingin ikutan bikin juga..
    Terimakasih resepnya mbak, sepertinya mudah & praktis...

    BalasHapus
    Balasan
    1. resepnya mudah Mbak Irowati, hanya memang cara buatnya butuh kesabaran, karena harus berkali-kali melipat-giling dan masuk lemari pendingin. namun biasanya sekali coba, ketagihan, karena rasanya memang enak. apalgi kalau paduan isinya kena

      Hapus
  2. wah bisa buat sidejob jualan kue nih mbak Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya San, bisa dicoba tuh. Kalau saya, kayaknya belum San. Masih belum bisa fokus :)

      Hapus
  3. Paling suka pastry tu dari cress kulitnya, kriuuuk

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup Mbak Fenny. itu yang bikin ketagihan

      Hapus
  4. Korsvet diganti margarin biasa bisa ga mak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. pengganti korsvet bisa mentega putih atau shortening, mentega biasa, atau butter. saya pernah pakai butter yang merk An***r. Hasilnya lebih enak dari pakai korsvet. semoga jawabannya bisa membantu

      Hapus
    2. Mba, pake an**r yang salted atau unsalted? Bisa di giling ya? Tolong dibalas mba

      Hapus
    3. Mba, pake an**r yang salted atau unsalted? Bisa di giling ya? Tolong dibalas mba

      Hapus
    4. maaf baru balas. soalnya komentarnya nyelip di komentar lain :). Bisa pakai yang salted, bisa juga yang tawar. tergantung sleera. kalau isianya manis, pakai aja yang tawar. tapi kalau di keluarga saya, sukanya ang salted. Bisa digiling kok, asal margarinnya dalam keadaan dingin dan lingkungan sekitarnya juga dingin, karena alau margarin ini lebih cepat lumer dibandingkan korsvet

      Hapus
  5. Berarti di oven ya mak. Duuuh, belum punya ovennya euy..:(

    BalasHapus
    Balasan
    1. simpen aja dulu resepnya Mak. Saya juga dulu begitu. pelan-pelan :)

      Hapus
  6. Hasilnya cakep banget mak. Catet sik ah resepnya

    BalasHapus
  7. mbak Lina boleh copas resepmu dan kusertakan linkmu ya mbak ...peluk hangat dari Kudus. (aku gak punya kamera bagus sih mbak) hikks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh.., aku senang, kalau resepku bermanfaat. dan yang penting, sertakan link dan sumber, itu sudah membuat lega :)

      Hapus
  8. Share resepnya ya mbak.. baru pertama buat ini dan tentunya disini nggak ada tuh namanya korset heheh.. maklumlah jauh di Papua Barat.. trimakasih ya. Salam Dari Sorong.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal kembali. kalau tidak ada korevet, bisa diganti dengan mentega putih. berbagi cerita tentang Sorong dong :)

      Hapus
    2. Hehehe.. kalau mau ke Raja Ampat singgah disini dulu.. Masih kota kecil tapi perkembangannya lumayan lah.. kalau soal bakery, peralatan dan ketersediaan bahan terbatas, jadi kita mesti belanja online kayak aku hehehe.. ayo main2 ke Raja Ampat. Snorkling dan diving disini..

      Hapus
  9. Jago banget bikin kuenye.. 8-o mupeng liat foto2nya.. Saya baca petunjuknya pelan2 tapi masih belum paham, mbak. Korsvet itu apa, terus gulungnya pake gilingan apa nggak pecah korsvetnya, atau cuma pinggir-pinggirnya aja yang digiling? huhuhu, foto step by stepnya kurang mbak... *pembaca macam apa ini?* :D ampun mbak Santy... hehe

    Beneran bahaya nih maen di blognya mbak Santy.. bikin mupeng... btw, boleh tu mbak, bikin video-blog di youtube tentang ini.. Pengen belajar bikin puff pastry

    BalasHapus
    Balasan
    1. emang kepkiran mau bikin video-blog youtube. tapi belum punya alatnya. kalau giling, pakai gilingan kayu mbak, yang panjang dan ada pegangannya di kedua ujungnya. Gilingnya dimulai dari arah tengah, pelan-pelan, kearah atas, dan dari tengah ke arah bawah. kalau menggilingnya terlalu keras, lapisan korvetnya pecah hinga keluar dari adonan dan menempel di papan alas. cukup dibersihkan seperti tips di atas . moga cukup membantu ya :)

      Hapus
    2. mbk simpanya di frezer atau ga ya

      Hapus
    3. di freezer mbak, dalam wadah tertutup rapat kedap udara

      Hapus
  10. mbk setiap bikin lipatan apa dikasih Korsvet? apa cuma lipatan pertama aja? soalnya setelah saya coba setiap lipatan dikasih korsvet dan saya oven,setelah dicicipi rasanya berlemak banget jadi agak eneg. mohon pencerahannya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. enggak Mas. Kalau saya cuma sekali saja meletakkan korsvetnya di tengah adonan yang sudah di giling. Selanjutnya tinggal di giling spt petunjuk gambar. memang sebagian orang ada yang membagi korsvet sesuai beberapa kali lipatan. jadi tiap melipat, dilapisi korsvet. Tapi saya belum pernah melakukan tekhnik tersebut, karena sudah cocok dengan yang saya tulis di sini.

      Kalau mau lebih enak sih korsvet diganti dengan butter semisal merk Or***d. Saya pernah ganti korsvet dengan butter. Rasanya lebih gurih dan hasilnya lebih bagus dan ngembang. Kalau korsvet kelemahannya ya itu, kalau kebanyakan bisa terasa ngendal di bibir Bibir dan lidah kayak berlemak, jadi eneg). Tapi karena saya suka berbagi resep yang ekonomis, jadi yang saya pakai resep yang pakai korsvet, dan untungnya sejauh ini komposisinya dengan margarin cukup mengurangi efek ngendal tersebut. Semoga cukup membantu ya.

      Hapus
    2. enggak Mas. Kalau saya cuma sekali saja meletakkan korsvetnya di tengah adonan yang sudah di giling. Selanjutnya tinggal di giling spt petunjuk gambar. memang sebagian orang ada yang membagi korsvet sesuai beberapa kali lipatan. jadi tiap melipat, dilapisi korsvet. Tapi saya belum pernah melakukan tekhnik tersebut, karena sudah cocok dengan yang saya tulis di sini.

      Kalau mau lebih enak sih korsvet diganti dengan butter semisal merk Or***d. Saya pernah ganti korsvet dengan butter. Rasanya lebih gurih dan hasilnya lebih bagus dan ngembang. Kalau korsvet kelemahannya ya itu, kalau kebanyakan bisa terasa ngendal di bibir Bibir dan lidah kayak berlemak, jadi eneg). Tapi karena saya suka berbagi resep yang ekonomis, jadi yang saya pakai resep yang pakai korsvet, dan untungnya sejauh ini komposisinya dengan margarin cukup mengurangi efek ngendal tersebut. Semoga cukup membantu ya.

      Hapus
  11. Buat cone pastry tu ada cetakannya y?? Ato bisa memanfaatkan brg yg ada drumah bund?? Hihihii

    BalasHapus
    Balasan
    1. cetakannya ada kok. tapi kalau kreatif dan bisa memanfaatkan barang-barang yang ada di rumah sebagai pengganti, silakan aja :)

      Hapus
  12. Kalau korsvetnya diganti dengan metega biasa, apa takarannya sama dengan menggunakan korsvet?
    caranya juga sama?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mentega biasa yang mana nih? kalau saya sih mengganti korsvet dengan mentega putih. Tapi karena secara arga mentega putih dan korsvet enggak jauh beda, jadi saya pakai korsvet. kalau mau enak, korsvetnya ganti dengan butter. takarannya sama

      Hapus
  13. MBak Santy, bagus bgt tulisannya Mbak. Terima kasih Sudah share ya. Semoga menjadi pahala buat Mbak Santy.

    Saya juga mau Tanya Soal banyaknya butter Mbak. Apakah takarannya sama dengan takarannya korvet di atas? Terima ksih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau mau ganti dengan butter, takarannya sama mbak. semoga bermanfaat ya

      Hapus
  14. hi mba, sy mw tny, kalau korsvetnya diganti butter apa hasilnya tetap berlapis2?
    dan saya pernah beberapa kali bikin adonan puff pastrynya dicetakan pie (untuk bikin portugese egg tart), kenapa selalu menyusut ya ketika dipanggang, mohon tipsnya. terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepengalaman saya memakai butter, berlapisnya malah lebih bagus, lebih renyah, lebih gurih dan enggak ngendal kok mbak. kalau menyusut saat dipanggang, kemungkinan apinya kurang panas.

      Hapus
  15. ini dia resep yg selama ini aku cari..!
    mbak Santy, tolong donk..foto utk langkah no. 4...agak confuse disitu..
    thanks b4..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Khan ada foto adonan yang terakhir itu Pak, lipatannya menghadap keatas, bukan? Nah, setelah disimpan di kulkas, saat mau digiling lagi, lipatan yang menghadap ke atas itu diletakkan di bagian bawah.Mudah-mudahn, cukup jelas ya :)

      Hapus
  16. Salam Ibu Rebellina Santy,
    Sy mau ty, wkt mulai penggilingan kedua itu apa korsvetnya hrs ditambahkan lg di tengah? (Jd apa korsvetnya dibagi bbrp bagian). Ato hanya 1x korsvet itu dimasukan ke gilingan pertama Dan gilingan selanjutnya tdk perlu lg?

    Dan kl tdk ketemu korsvet ato mentega putih, baiknya diganti apa Bu?

    Trimakasih bu

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal. Korsvetnya tidak perlu ditambahkan lagi Mbak, karena sudah sejak awal digunakan. kalau tidak ada korsvet atau mentega putih, pakai butter. sebenarnya jauh lebih enak, lebih gurih dan lebih ngembang. Hanya saja, ketika mengadoninya, harus di tempat dingin, dan alat-alatnya kalau bisa dingin(disimpen di kulkas dulu) karena butter cepat banget melelhnya. semoga membantu ya

      Hapus
  17. assalamu'alaikum mb....saya nyontek resep nya ya...pengen coba di rumah ....semoga bisa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikum salam. silakan aja. semoga sukses ya

      Hapus
  18. Salam kenal mba. Saya sdg belajar membuat pastry. Di resep diatas, setelah diuleni tidak perlu didiamkan ya mba, supaya mengembang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga. Setelah diuleni, biarkan selama kurang lebih 3 menit di suhu ruang sebelum di giling. oh ya, pertanyaan mbak ini sekaligus saya jadikan tambahan tips untuk resep pastry ini (sudah saya update). Semoga membantu ya

      Hapus
  19. makasih yah atas informasinya, jangan lupa kunjungi blog aku juga.
    QUEENXXX92

    BalasHapus
  20. Mksh resepnya ya mba....sy pun mau ijin share nih...

    BalasHapus
  21. Mksh resepnya ya mba....sy pun mau ijin share nih...

    BalasHapus
  22. Siang Mbak, duh resep nya OK bener. Saya dan kel penggemar Pastry. Dr pd beli mending buat ya. Mbak, tau tanya, kalau sisa adonan Pastry boleh di simpan di Freezer kah? Kuat sampai berapa hari kalau disimpan di Freezer? Mksh info nya ya Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, saya dan kelg juga penggemar pastry. walau kulitnya bisa beli, tapi lebih enak dan puas bikin sendiri dan terutama lebih hemat :)
      sisa adonan pastry yang sudah dipakai atau belum sama sekali Mbak? Kalau sudah dipakai, masukkan dalam wadah kedap udara, lalu tutup rapat dan simpan di kulkas bukan di freezernya ya. bisa tahan 1-2 hari kemudian diamkan dalam suhu ruang sebelum dipanggang.
      kalau yang belum terpakai, bungkus dalam plastik wrap, lalu masukkan dalam wadah kedap udara, simpan di freezer. Bisa tahan 1-3 bulan. Tapi kalau saya, enggak tahan lama-lama, karena selalu habis dipakai dan dimakan dalam waktu singkat, heheh. Semoga membantu

      Hapus
  23. Siang Mbak, duh resep nya OK bener. Saya dan kel penggemar Pastry. Dr pd beli mending buat ya. Mbak, tau tanya, kalau sisa adonan Pastry boleh di simpan di Freezer kah? Kuat sampai berapa hari kalau disimpan di Freezer? Mksh info nya ya Mbak.

    BalasHapus
  24. Assalamualaikum Bunda Santy..
    Bun, kalo gak ketemu mentega putih, korsvet, atau butter. Bisakah diganti margarin biasa (misal merk : blu@ b#nd atau forvit@) ??
    Saya pengen nyobain juga ni..
    Makasih ya Bun sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau margarin biasa sebagai pengganti lemak pastry (korsvet) saya belum pernah coba Mbak, kecuali sebagai campuran tepungnya. Saya sih biasnaya ganti korsvet dengan butter atau mentega putih. Tapi paling eunak poll ya butter seperti merk An***r, Or***, apalagi yang rasa asin.Wissman juga bisa, tapi saya belum pernah coba. Maaf kalau kurang membantu ya

      Hapus
  25. Tengkyu bunda,
    Mau cepet2 coba
    Pasti hasilnya uenakkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. pastry mah eunak, apalagi kalau diberi isian yang sesuai selera. selamat mencoba. semoga sukses

      Hapus
  26. Mbak mentega putihnya dln keadaan dingi kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau mentega putih suhu ruang juga gpp mbak

      Hapus
  27. Mbak maaf mohon penjelasannya, kenapa yaaa sebelum dipanggang, setelah dipotong, sdh terlihat adonannya bagus berlapis lapis banyak. Tetapi setelah dipanggang, kue gak mekar, lapisannya gak terbuka, mereka nempel satu dgn lain. Adonan dalam kue seperti bantat menebal. Apakah ada teknik khusus untuk membakarnya ?atau emang salah dalam adonannya ? Terimakasih mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ovennya kurang panas mbak. atau saat dalam proses pemanggangan, belum mengembang sempurna, pintu oven dibuka. inii yang bikin pastry menyusut. sekitar 10-15 menit pertama oven jangan dibuka-buka. kalau takut gosong, kecilkan sedikit apinya.
      kalau lapisan menempel, itu terkena adonan pelapois telurnya. atau juga pisaunya kurang tajam untuk memotong adonan. semoga membantu ya. maaf kalau lambat menjawabnya

      Hapus
  28. sy sering bikin pastry bentuk cum2, dibagian luar crispy serta berlapis..tapi bagian dalamnya yang langsung nempel cetakan pasti blm matang/lembek,dan setelah dingin akan keras..dmn letak kesalahan saya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah kok pertanyaan yang ini terlewat ya. maaf kalau baru jawab karena baru baca. maksudnya bentuk cum2 apa ya? kalau cetakan contong, memang sih bagian dalamnya yang lengket ke cetakan suka masih agak basah. Biasanya saya akli dengan melepas dari cetakan (bila sudah mengembang sempurna lapisan luarnya dan matang) lalu panggang lagi sebentar dengan api kecil.

      Hapus
  29. wah lezatnya.....ini belum dicoba. praktek dulu ah biar nggak ngiler. makasih ya resepnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama. semoga sukses praktek bikin pastrynya

      Hapus
  30. Permisi ibu Rebellina Santy, saya sudah coba membuat tapi kenapa tidak mengembang ya? Kira2 berapa lama proses pemanggangan yg baik? Atau perlukah dicampur telur/baking powder di adonan? Trima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. proses pemanggangan tergantung oven masing-masing Mbak. Yang pasti, oven harus sudah sangat cukup panas untuk membuat pastry mengembang. Bila mengembang, turunkan suhunya sedikit. Sekitar 200 derajat panas awalnya. Kalau waktu pemanggangan, jujur saja, karena oven saya oven tangkring, saya berdasarkan insting dan pengalaman saja, jadi enggak bisa kasih penjelasan yang detil. Kalau telur dan bp, selama ini saya enggak pakai telur. Kalau bp, boleh-boleh aja sih, sesuaikan aja dengan kebutuhan

      Hapus
  31. assalamualaikum bu Rebellina, terima kasih berbagi resepnya dan sdh saya coba dan hasilnya Enaak, biarpun kurang maksimal hasilnya/kurang berlapis(kesalahan disaya) tp ada yg mau saya tanyakan
    1. stlh bebrapa kali menggilas ada kulit adonan yg keluar gelembung udara kecil2 dan meletus,apakah itu yg menyebabkan hasilnya kurang berlapis2 dan bagaimana cara mengatasinya/ mencegahnya.
    2. posisi lipatan dibawah maksudnya bagaimanaya? saya kurang begitu jelas dengan gambarnya*maaf* , kalo saya posisi lipatan samping menghadap saya,kemudian saya gilas menjauhi badan saya. apakah sdh benar? mhn jawabannya. terima kasih- tari

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikum salam wr wb.untuk mengatasi kulit adonan yang pecah, tekanan pada saat menggilas jangan terlalu keras. Tapi kalau itu pun terjadi, bersihkan alas dari sisa-sisa adonan yang pecah dan menempel, lalu taburkan terigu sedikit saja. sedangkan posisi lipatan di bawah, saat melipat khan terlihat lipatannya di atas, di balik Mbak, sehingga yang terlihat dari atas adonan yang mulusnya, tidak terlihat lipatannya. Maaf ya baru jawab. semoga membantu

      Hapus
    2. berhasil berhasil...hore... terima kasih bu rebeliina . tips nya bermanfaat banget. kmrn saya coba lagi dg menggilas adonan dg lembut( atau memang sdh lemes krn puasa"-") tp adonannya lumayan mulus tdk terlalu banyak yg meletus dan hasilnya berlapis lapis lembut sekali. semoga ilmunya menjadi amal jariyah ibu. amiiin . dari tari yg lonjak lonjak spt dora

      Hapus
    3. wah, alhamdulillah. makasih doanya ya

      Hapus
  32. duch mupeng aku mbak,nanya donk kalau korsvet y di ganti butter apa perlu dimasukkan di freezer dulu...?kata y butter cepat meleleh yach

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul. Butter harus dalam keadaan dingin

      Hapus
  33. mbak untuk melipat dan menggilingnya harus berapa kali biar lapisannya sempurna... Trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau di saya, melipatnya sebanyak 3 kali.

      Hapus
  34. Balasan
    1. resep yang ini , enggak pakai telur Mbak. Karena ada resep pastry yang lain yang menggunakan telur.

      Hapus
  35. Selamat pagiiii resepnya menginspirasi baget mba....ini aq ud beli tepung n korsvet pingn bget buatnya.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pagi..Maaf banget ya, baru jawab. Sayanya lagi banyak menarik diri sejenak dari dunia blogging dan medsos. Imbasnya, komentar di blog jadi terabaikan sejenak. Maafkan ya. Salam kenal :)

      Hapus
  36. Oya maaf bisa dipandu lagi mba....itu isi korsvetnya 1 kali aja terus dilipat digilas nant diisi korvet lagi ato digilas lagiii....mohon panduannya....pingin banget saya nyobain mba

    BalasHapus
  37. Oya maaf bisa dipandu lagi mba....itu isi korsvetnya 1 kali aja terus dilipat digilas nant diisi korvet lagi ato digilas lagiii....mohon panduannya....pingin banget saya nyobain mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul. di cara ini, korsvetnya hanya digiling satu kali. soalnya ada pembuatan pastry yang lain yang membagi korsvetnya sesuai banyaknya melipat-giling adonan. maaf ya baru jawab

      Hapus
  38. mbak untuk kelebihan kulit pastry yang sudah dicetak....kita harus diapakan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau bekas dicetak, taburi aja dengan keju atau gula pasir, dan panggang seperti memanggang pastry biasa. Lumayan buat cemilan. Tapi kalau adonan pastry yang sudah di lipat-giling yang tersisa, simpan dalam wadah kedap udara setelah sebelumnya dibungkus plastik, dan simpan dalam freezer untuk daya tahan 1-3 bulan. Atau di rak biasa di kulkas untuk 1-3 hari. diamkan di suhu ruang dulu sebelum digunakan kembali

      Hapus
  39. wahh..mantap dan enak bunda rebellina..yahut deh pokoknya..makasih ya

    BalasHapus
  40. Mba,, saya sudah coba resepnya,, tapi tidak mengembang tidak ada lapisan lapisan gitunya... Kira kira knapa yah? Kalau digiling nya itu menggunakan alat ?? Kalau beli kulit pastry jadinya biasanya dimana yah ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. alat penggilingnya cuma penggiling kayu biasa mbak. Mbak pakai korsvet? Biasanya tetap ada lapisan walau tidak mengembang sempurna (bantet). Kalau tidak ada lapisannya sama sekali, kemungkinan pastry margarinnya yang salah, atau menggiling-lipatnya belum sesuai. Beli kulit pastry di supermarket, bagian froozen. Ada merk Edo kalau enggak salah

      Hapus
  41. Assalamualaikum mbak. Resep dan tipsnya sangat bermanfaat sekali. Saya mau tanya mbak, ada resep pastry yang menggunakan ragi itu gimana mbak? resep yang mbak tulis ini kan tdk pake ragi dan provingnya dilakukan di kulkas ya, pertanyaannya kok bisa ngembang ya mbak?
    tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikum salam wr wb. Resep pastry yang menggunakan ragi itu jenis yang danish pastry Mbak. Saya berencana memuat resep yang pernah saya uji coba mengenai danish pastry. lebih mirip ke roti, tapi tampilannya berlapis-lapis. Tanpa ragi kok bisa mengembang? itu karena lemak pastrynya mbak alias korsvet, atau butter (terseraj pilih makai yang mana. Tapi secara rasa, enak yang butter. kalau ekonomis, korsvet). ketika dipanggang dengan suhu tinggi, lemak pastry itu yang akan membuat lapisan-lapisan sehingga menjadi mengembang. Dengan catatan, proses giling lipatnya sesuai. Semoga membantu ya...

      Hapus
  42. Mba...aku ikutin resepnya, tapi korsvet aku ganti unsalted butter krn susaaaah bgt carinya hehhehehe..makasih ya mbaa...akhirnya dpt resep paten krn ada tambahan perasan jeruknya. Dari sekian resep yg dicoba, aku cocok pake resep dari mba Rebellinaaaa. Sekali lagi makasih ya mba, suami syukaa bgt pastri buatan istrinya hehehhe dan jadi buat isengan jualan. Aku nyimak terus resep2mu deh mba mulai dari skrg hehheehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, justru kalau pakai butter/unsalted butter, rasa pastrynya jadi jauh lebih nendang dibanding korsvet. Korsvet khan untuk versi irit, soalnya harga korevet dibanding butter beda jauh. Senang rasanya bila ada yang terbantu dengan resep-resep di sini. Salam kenal ya

      Hapus
  43. Korsvet itu kira-kira ada gak ya di alfamart atau di indomaret

    BalasHapus
    Balasan
    1. korsevt biasnaya hanya ada di pasar khusus penjualan bahan-bahan kue. kalau alfamart atau swalayan, yang ada butter, atau unsalted butter. secara rasa, lebih enak pakai butter. secara harga, iritan korsvet

      Hapus
  44. Ijin share ya mbak santy...😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. asal sumbernya (blog dan link) ditulis jelas ya

      Hapus
  45. jadi total brp kali digiling dan didiamkan bu..mhon pencerahanx..korsvetx dicmpurkan margarin cake jg ya bunsay..

    BalasHapus
    Balasan
    1. total 3 kali lipat giling dan didiamkan.

      Hapus
  46. Mbak..ini adonanx biar ga' pke pengembang kue bs ngembang jg yaa..???
    Soalx sy biasax klo bikin roti psti pke pengembang..
    Tolong di jwb yaa mbak..sy mau eksekusi resep pastryx..

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak perlu pakai pengembang, kecuali kalau bikin danish pastry baru pakai ragi, karena danish pastry termasuk roti juga

      Hapus
  47. Mbak..ini adonanx biar ga' pke pengembang kue bs ngembang jg yaa..???
    Soalx sy biasax klo bikin roti psti pke pengembang..
    Tolong di jwb yaa mbak..sy mau eksekusi resep pastryx..

    BalasHapus
  48. Mbak kl korsvet diganti butter, butternya hrs dlm keadaan dingin (dr lemari es) atau suhu ruang? Krn butter kan cepat leleh, dan butternya dioleskan atau hny dipipihkan. Tks byk

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul Mbak. Butter harus selalu dalam keadaan dingin. Kalau cara saya, dipipihkan. Dan kalau bisa digilingnya di atas meja marmer dan suhu ruang dalam keadaan dingin, karena sifat butter yang cepat leleh tersebut.

      Hapus
  49. Mbak q pernah bikin puff. Tp kress nya paling cm 1 hari. Resep biar 2 atau 3 hari tetep kres gimana ya mbak ?? Masih belom nemu ni.. tolong di bantu ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe, permasalahan kering dan kres juga saya alami. Pastry memang paling enak disantap saat hangat, alias baru keluar dari oven. Kalau dibiarkan lewat sehari saja, agak melempem. Sejauh ini saya belum ketemu cara agar pastrynya tetap garing, apalagi kalau bentuknya agak besar dan ada isinya. Tapi kalau bentuknya mungil, seperti pastry hati yang ada foto di postingan, bisa tahan seminggu lebih tetap kering.
      Solusinya, saya buat bahan mentah pastrynya agak banyak, dibungkus plastik wrap, lalu dimasukkan lagi ke box tahan air, dan disimpan di freezer (bila untuk penyimpanan lama). Namun bila untuk digunakan dalam jangka waktu 1-2 hari, simpannya di rak biasa di dalam kulkas.

      Hapus
  50. Mba kalo mau di frozen bisa? Masuk kulkas biasa apa frezeer?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bahannya atau hasil jadinya? Kalau bahan yang sudah siap pakai, bisa. seperti jawaban saya untuk pertanyaan di atas

      Hapus
  51. emmmm... rasanya mau cobaa.. :)

    BalasHapus
  52. Izin pake resepnya ya Mba.. Semoga resep Mba bisa bermanfaat utk sy sampai nanti-nanti..
    Jazakillah khairan katsiran ya Mba..
    Dan semoga Allah membalas semua kebaikan-kebaikan Mba..

    BalasHapus
  53. Bisa utk buat pisang bolen gak mbak?

    BalasHapus

Hai.., Terima kasih sudah mau baca tulisanku. Jika berkenan, beri komentar ya. Setiap komentar insha Allah pasti dibalas, kecuali yang nyepam dan SARA ya. Komentar anda, membantu banget buat perbaikan Blog ini. Salam, Rebellina :)

badge