Kamis, 25 September 2014

Iklashkanlah…

www.rebellinasanty.blogspot.com
sumber foto: credit


Heboh tentang anak durhaka yang menuntut ibunya 1 M di pengadilan, membuka kembali kenangan lama saya sekitar 11 tahun silam. Saat itu saya baru menikah, dan sesuatu memaksa saya pulang kampung ke kota asal untuk menyelesaikan urusan yang berat.
www.rebellinasanty.blogspot.com
 Gambar dan berita dari sini

Di kampung halaman, saya mengalami shock. Padahal saat itu saya sedang hamil muda. Untungnya tidak berakibat fatal ke janin anak sulung saya. Bagaimana tidak shock? Saya dihadapkan pada hutang puluhan juta rupiah yang harus saya lunasi. Cicilan motor dan mobil sudah beberapa bulan tidak dibayarkan ke leasing. Padahal saya selalu teratur mengirim uang untuk membayar semua tagihan tersebut. Belum cukup, ternyata motornya sendiri pun sudah ditangan orang lain karena digadaikan. Lalu, pinjaman dengan nominal diatas 7 digit pun dilakukan ke rentenir atas nama saya, dengan jaminan surat rumah milik saya. Belum lagi barang-barang pribadi yang sudah berpindah tangan, semisal kulkas, mesin jahit, ditambah beberapa perhiasan mas puluhan gram serta cincin berlian yang semuanya juga disalahgunakan oleh beliau. Pokoknya, hampir habis tak bersisa.

Rabu, 10 September 2014

Kacamata Kuda Dan Tutup Telinga Kelinci..

www.rebellinasanty.blogspot.com
gambar pinjem dari sini 
Dulu, saya suka  melihat kuda yang menarik delman atau andong, atau dokar. Asesories yang dikenakan kuda di badan dan  di sekitar kepalanya, keren! Penuh warna warni dan pakai penutup di sekitar matanya.

Setelah pernah baca di mana gitu..(lupa), saya baru tahu kalau ternyata kuda itu bener-bener dipakaikan asesories semacam penutup mata itu dengan tujuan tertentu. Jujur saja , saya belum tahu, rupanya istilah kacamata kuda itu berasal dari asesoris keren yang saya lihat di sekitar mata kuda. Ternyata kuda penarik delman itu bener-bener pakai kacamata lho! Dan kacamata kuda itu berfungsi untuk membuat kuda itu fokus pada jalanan di depannya, sehingga kusir mudah mengendalikannya. Tanpa kacamata itu, kuda akan melihat ke sana kemari, dan tidak fokus pada jalan di depannya.

Senin, 08 September 2014

7 Hal Yang Dulunya Tabu Dalam Masyarakat Umum

www.rebellinasanty.blogspot.com
credit

Waktu, demikian ampuh untuk merubah kita, manusia. Perkembangan teknologi, penyebaran informasi yang sedemikian cepat dan deras, namun tidak dibarengi oleh kekuatan ruhiyah untuk memilah-milah mana yang pantas untuk kita terima sebagai bagian dari kehidupan, dan mana yang tidak.  Tak heran, banyak sekali norma-norma umum yang dulu berlaku di masyarakat, sekarang ini tergerus oleh lajunya waktu dan derasnya paparan informasi, sehingga hal-hal yang dulunya kita anggap tabu (terlarang, tidak sopan), malah kini menjadi biasa. Bahkan jadi trend pula. OMG!!

Berdasarkan pengamatan, banyak sekali hal-hal yang dulu tabu kita lakukan, dan kalau kita lakukan akan mengundang cemooh masayarakat, saat sekarang ini malah dianggap biasa. Apa saja hal-hal yang dulunya tabu tersebut? Berikut di bawah ini paparannya berdasarkan pengamatan saya

Minggu, 07 September 2014

Fokus, Fokus, Dan Fokus!

www.rebellinasanty.blogspot.com
sumber:credit
Ngeblog itu mengasyikkan buat saya. Entahlah, walau berniat ingin membuat tulisan yang bisa dikirim ke media, kok rasanya saya lebih merasa bebas saat menulis untuk ngisi blog saya. Kalau ngisi blog itu, seperti tanpa beban. Apa aja bisa ditulis, walau masih menjaga mana-mana yang harus direm, agar tidak kebablasan. Biasanya ini tulisan yang bersifat curhat sih. Nah, gegara suka ngeblog ini, apalagi waktu maruk-maruknya, tangan jadi kegatelan pengen ngeblog dengan aneka tema. Tematik gitu lho, ceritanya.

Jumat, 05 September 2014

Sambal Pedas Ala Bunda

Lebaran kemaren, waktu di rumah mama mertua, selain lidah dimanjakan oleh hidangan enak-enak buatan mama dan Tante Yulin, selera pun jadi bertambah-tambah dengan adanya sambal botolan. Sebelumnya, sebagai seorang cabe mania, saya selalu mencari-cari cabe rawit di dalam kulkas di tempat mama. Enggak klop rasanya kalau enggak kena cubitan pedasnya tumbuhan yang satu ini. Kalau cabe botolan yang dalam bentuk saus, mau apapun mereknya, enggak pernah cocok di lidah saya. Nah, tahun ini meja hidangan di rumah mama mertua, semakin rame dengan adanya sambal dalam botolan ini. Bukan saus lho, sambal beneran.

Selasa, 02 September 2014

Roti Lipat Isi Keju Ala Bunda


Roti ini sederhana buatnya. Enggak pakai ribet. Resep aslinya sih lihat dari detikfood.com. Nama aslinya adalah Dobladitas. Lucu ya. Asalnya dari Chili, Amerika  Selatan. Di sana, roti ini disajikan sebagai kudapan, peneman minum kopi atau teh.

Nama Dobladitas agak sulit sih diucapkan  walau unik. Dan resep aslinya dobladitas ini tanpa isi. Cuma dipoles butter saja saat masih hangat dan siap santap. Oh ya, dobladitas ini enak disantap saat hangat.
Karena menurut saya hasil rotinya kurang nendang kalau enggak pakai isian, maka saya modifikasilah resepnya. Diberi isian keju dan kasih nama jadi roti lipat isi keju. Karena memang bentuknya dilipat seperti kipas.

Senin, 01 September 2014

Teriak, Tendang, Cakar, Gigit, Dan Lari!

“Pokoknya, kamu harus teriak sekuat mungkin. Kalau perlu, tendang kemaluannya, cakar matanya, gigit tangannya, lalu lari sekuat tenagamu!” kata saya pada Kakak, Ai, dan juga si kecil Zulfikar. Tentu saja pakai aksi peragaan cara melakukannya, serta bagian-bagian vital yang harus mereka tendang, gigit, dan cakar.
www.rebellinasanty.blogspot.com
ilustrasi : credit


Lho, kok ngajarin kekerasan pada anak-anak? Bukannya anak-anak harus diajari etika, sikap lemah lembut dan sopan santun pada orang lain?

Eits…,lihat dulu konteksnya.

Saya mengajarkan anak-anak saya untuk bersikap seperti itu bila berhadapan dengan orang yang mencoba melakukan pelecehan seksual terhadap diri mereka. Sekarang ini makin parno aja membaca berita mengenai kejahatan seksual terhadap anak-anak. Rasanya, enggak ada tempat yang aman buat anak-anak lagi. Tidak sekolah atau tempat ngaji. Apalagi lapangan terbuka untuk bermain. Tapi bukan berarti karena itu saya harus mengungkung anak di balik sekat tembok rumah, bukan? Harus cari solusi! Caranya, kenalkan anak secara dini mengenai sex, kejahatan yang mengintai mereka dalam rupa yang berbeda, serta siapa-siapa saja yang patut di waspadai.
badge