Rabu, 22 Oktober 2014

Tips Untuk Bekal Makan Siang Anak

Sejak anak-anak masuk sekolah, saya memang terbiasa membawakan mereka bekal. Selain hemat, tentunya saya lebih yakin akan kebersihan dan nilai gizi dari apa yang dimakan oleh anak saya. Dan tentu saja menghindarkan mereka jajan sembarangan.

Waktu Kakak Sya masih TK, bekalnya sih sederhana, berupa air minum yang terkadang diselingi susu kotak atau jus buatan sendiri dan camilannya berupa roti, pancake, muffin, dan pizza, dan lainnya. Hampir semuanya saya buat sendiri. Lalu, saat Kakak Sya masuk SD, dan jam belajarnya memang jauh lebih panjang dari SD umum, saya pun harus menyediakan bekal tak hanya camilan, namun juga bekal makan siang.

Masalah pun bermula. Pulang sekolah, seringkali bekal makan siangnya utuh, atau hanya berkurang sedikit. Tapi kalau camilan, selalu habis tak bersisa. Tentu saja koreksi diri, dimana letak kekurangan bekal makan siang yang saya buat untuknya. Apakah dari sisi rasa, atau lainnya?


Selidik punya selidik, ternyata kalau soal rasa, anak saya tidak bermasalah. Hanya saja jam makan di sekolahnya memang singkat, sedangkan Kakak Sya tipe yang lambat saat makan. Oh berarti ketemu akar masalahnya deh.

Tak hanya itu, dari hasil observasi terhadap pola makan anak-anak saya saat dibawakan bekal dari rumah, saya jadi tahu, ternyata pola makan mereka ketika di sekolah dan di rumah berbeda. Kalau di rumah, karena ada kita sebagai orangtua yang mendampingi serta mengawasi, dan juga karena makan bersama, itu bisa memengaruhi selera makan anak.  Apalagi menu yang dihidangkan, seragam, dalam artian semua anggota keluarga makan dengan menu yang sama.Beda bila di sekolah. Waktu yang terbatas, serta menu yang beraneka ragam yang dibawa masing-masing anak, ternyata membawa pengaruh ke selera makan mereka. Alhasil, tak jarang bekal yang kita bawakan saat anak pergi sekolah, hanya berkurang sedikit, saat mereka pulang kembali.

Menyiasati hal itu, saya menyikapinya dengan tips-tips berikut ini :

Membawakan Hidangan Sepinggan
Bila jam makan  siang anak di sekolah memang sempit, buatlah bekal makan siang anak yang praktis, alias hidangan sepinggan. Dalam hidangan sepinggan ini sudah mencakup semua kebutuhan gizi yang diperlukan anak, yakni karbohidrat, protein, serat , lemak, dan lainnya. Contoh menu hidangan sepinggan yang saya buat  sebagai bekal makan siang Kakak Sya adalah makaroni panggang/kukus, spagetti, mi /bihun goreng, pizza.
www.rebellinasanty.blogspot.com
Makaroni panggang saus pizza, foto pribadi Rebellina

Saya menghindari membawakan Kakak Sya bekal makan siang nasi goreng dan menu  yang mengandung santan, khawatir basi ,karena saya buatnya setelah subuh, dan Kakak Sya makannya menjelang waktu zuhur.

Menyisipkan makanan favoritnya didalam bekal Makan Siang
Kakak Sya suka sekali dengan keju. Untuk menambah semangat makannya, saya sesekali menyisipkan keju di dalam menu bekalnya. Bisanya, potongan keju itu akan saya gulung dengan daging ayam, dibalur tepung panir, dan digoreng. Jadilah resep Ayam Gulung Keju Favoritnya. Pulangnya pasti bekal makan siangnya tak bersisa. Ibu-ibu yang lain bisa menyisipkan makanan kesukaan anak dalam lauk untuk bekal makan siang anak.
www.rebellinasanty.blogspot.com
Ayam gulung keju, foto pribadi Rebellina

Menyediakan lauk dalam potongan-potongan Kecil
Bawa ayam panggang sebagai lauk untuk bekal makan siang, terlihat keren. Atau ikan yang digoreng utuh, hmmm, pasti menggoda. Tapi itu bila makan di rumah, tidak cocok untuk dibawa dalam kotak bekal makan siang anak.

Buatlah lauk daging, ayam, atau ikan dalam potongan sedang atau kecil. Mengingat jam makan terbatas,  cara ini sangat praktis membantu anak menghabiskan makan siangnya. Untuk ikan, sangat disarankan bila memisahkan daging ikan dari duri/tulangnya. Selain untuk menghemat waktu, juga menghindarkan anak dari tersedak duri ikan (ketulangan).
www.rebellinasanty.blogspot.com
salah satu kesukaan anak-anak sebagai bekalnya, cumi goreng tepung

Membuat Bentuk Yang Menarik
Nasi putih yang dibentuk dengan cetakan agar-agar berbentuk beruang, ternyata mampu menaikkan selera anak daripada ditempatkan begitu saja di kotak bekal. Begitu juga potongan tempe dan ayam goreng yang saya tusuk dengan tusukan coklat dari plastik, membuat menu praktis itu terlihat tidak biasa dan merangsang seleranya. Itu hanya sekedar contoh dari pengalaman saya. Ibu-ibu bisa membuat variasi bentuk sesuai selera dan pengalaman masing-masing.
www.rebellinasanty.blogspot.com
sate tempe saus asam manis
Tempatkan Sayur dalam wadah tersendiri
Sayur kaya akan serat, dan penting untuk masuk dalam daftar menu makan siang anak. Tempatkan sayur dalam wadah tersendiri, terutama bila mengandung kuah, sehingga tidak bercampur dengan nasi dan lauk lainnya. Nasi yang sudah tercampur sayur sebelum waktu makan, akan membuat tampilan dan rasa bekal makan siang ananda tidak akan menerbitkan selera untuk di santap.

Variasikan Menu bekal Makan siang
Variasi untuk bekal makan siang itu sangat perlu, agar terhindar dari kebosanan akan menu yang itu-itu saja. Variasi bisa dari sisi cara memasak (panggang,kukus, goreng, atau bakar), bentuk, dan juga bahan makanannya. Tidak harus selalu mahal, tetapi dengan bentuk yang menarik, akan membuat anak terpancing seleranya untuk menghabiskan bekalnya.Kalau perlu, bikin daftar variasi menu dan cara memasaknya.

Ajak Anak Untuk mempersiapkan Bekal Makan Siangnya
Saya biasanya mengajak Kakak Sya untuk membantu mempersiapkan bekal makan siangnya. Baik dari menata sendiri makanannya ke dalam kotak bekal, atau bahkan membantu proses memasaknya. Namun untuk membantu proses memasaknya, biasanya dilakukan di hari Minggu, dan itu pun yang berupa hidangan sepinggan semisal pizza dan makaroni panggang (karena bisa dihangatkan untuk bekal esok harinya).
www.rebellinasanty.blogspot.com
seperti ini contohnya, hehehe

Memperhatikan kombinasi antara Menu Camilan dan Menu Makan Siang
Bila camilan yang kita bawakan untuk anak cenderung berat dan cukup menyenangkan, maka akan memengaruhi nafsu makan anak saat makan siang. Untuk itu perlu memperhatikan kombinasi camilan anak yang dimakan sebelum jam makan siang dengan bekal makan siang anak. Lebih baik membawakan camilan ringan untuk anak sebelum makan siangnya, agar anak masih tetap bisa menghabiskan bekal makan siangnya.
www.rebellinasanty.blogspot.com
pastry gulung keju, salah satu camilan favorit anakku


Jangan Lupa Air Minum Yang Cukup Dan Buah
Buah lebih baik sudah dalam potongan kecil. Bila anak kurang suka buah, saya mengakalinya dengan membuatnya sebagai puding, atau bisa juga mencelup sebagian atau keseluruhan potongan buah dengan coklat leleh. Bekukan sebentar, dan pastinya hampir tak ada anak yang menolak legitnya coklat, bukan?.
www.rebellinasanty.blogspot.com
puding marmer pepaya


Nah, kalau sudah begitu, sedikit kemungkinan bekal makan siang anak masih utuh atau hanya berkurang sebagian, saat dia pulang nanti. Anak sehat, hati ibu pun tenang J













24 komentar:

  1. wah bekalnya enak enak... :) jadi pengen jadi anak-anak lagi hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya San, masa anak-anak memang paling indah:)

      Hapus
  2. Sip. bisa diterapkan nih tuk bekal anakku sekolah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip..., biar makin lahap makannya :)

      Hapus
  3. mbak mbok aku minta resepnya too.....pengen bikin itu semuaaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebagian sedang digarap alias dalam proses ditulis mbak, karena memang untuk dokumentasi pribadi juga. yang puding marmer pepaya, sudah ada resepnya di blog ini juga ::)

      Hapus
  4. Maaaaak...ngiler sama itu makanannyaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk buat. Biar anak-anak sehat, dan makan bekalnya semangat

      Hapus
  5. wah kreatif sekali, patut jadi contoh niih buat aku :D, makasih mak pencerahan banget nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama Mak. Senang bila tulisan membawa manfaat

      Hapus
  6. Widiih , jadi pengen punya anak deh Mak buat nyiapin bekal :v Saya juga suka bikin-bikin bento begitu ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau sampai bentuk bento, saya sih malah enggak ahli Mbak. enggak telaten bikin bento yang malah jadi hiks.., sayang buat dimakan. salut ama yang pinter bikin bento nih

      Hapus
  7. Kalau sekarang sih, nyiapin bekal cuma buat si bungsu Tiominar, kalau kakak-kakaknya karena sekolah sampai sore dapat makan dari sekolah.
    Tapi kalau untuk sarapan, semuanya sarapan di rumah.
    Nyontek menunya ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenarnya, anak saya juga ada katering dari sekolah. tapi saya lebih milih buatin aja dari rumah Mak. lebih murah, dan juga saya lebih tahu seleranya. makasih nih mak Juli uda mampir

      Hapus
  8. Sekarang sudah jarang bikin bekal makan siang buat Lantip. Kalau yang masak mamanya justru pilih-pilih. Setelah ikut catering sekolah malah semua dihabiskan.termasuk sayur dan buah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang penting anak kita makan siangnya tetap terjaga, sehingga kebutuhannya akan gizi tetap terpenuhi, ya enggak mak? enggak masalah bekalnya dari katering sekolah atau bawa sendiri

      Hapus
  9. Selamat pagi sahabat tercinta,
    Semoga Anda sehat,sejahtera ,dan bahagia serta senantiasa mampu menyukuri nikmat Tuhan yang tiada tara. Amin

    Saya sampaikan kabar gembira bahwa Anda termasuk pemenang dalam Kuis Tebak Nama Model BlogCamp. Silahkan Cek di :

    ~CANDRA NILA MURTI DEWOJATI : HATI-HATI DENGAN LIDAHMU!~
    http://abdulcholik.com/2014/10/24/candra-nila-murti-dewojati-hati-hati-dengan-lidahmu/



    BalasHapus
    Balasan
    1. wah..., pagi-pagi buka web, dapat berita baik. duh, makasih ya Pakdhe. siap ke tkp :)

      Hapus
  10. Bekalnya enak-enak banget.... kalau saya masih monoton, Mbak.. pokoknya ada nasi, sayur dan lauk. hehehe... sayurnya selang-seling antara sayur sop, soto, bayam, cap cay, ya gitu-gitu deh... jadi pengen nyoba yang di atas itu semuaaa... tapi bisa nggak ya? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. dipilih fotonya yang keren buat ditampilkan di blog, biar keren Mbak Diah, heheheh

      Hapus
  11. enak jadi anak nya mau juga dibekelin gitu ,,hahaha

    BalasHapus
  12. mau aku dibuatin bekal kayak git!!! Info loker silahkan kunjungi blog saya

    BalasHapus

Hai.., Terima kasih sudah mau baca tulisanku. Jika berkenan, beri komentar ya. Setiap komentar insha Allah pasti dibalas, kecuali yang nyepam dan SARA ya. Komentar anda, membantu banget buat perbaikan Blog ini. Salam, Rebellina :)

badge