Yang ini Kacapiring, koleksi Rebellina |
Alamanda,koleksi pribadi Rebellina |
Kisahnya sih bermula dari Alamanda.
Namun tak hendak saya membahas si Alamanda itu di sini. Saya ingin berbagi kisah temuan tak sengaja dengan Stek Pucuk Daun. Itu bermula dari Si Melati Malaysia ini.
Bunga ini saya beli di Pasar Anyar beberapa tahun yang lalu.
Masih sejenis dengan gardenia alias si kacapiring yang tumbuh di sisinya. Bedanya,
kaca piring ini bisa dengan mudahnya saya stek. Cukup potong dahannya yag cukup
tua, tancepin di pot, dan letakkan di tempat teduh. Lalu ketika daun baru sudah
mulai banyak bermunculan, silakan pindah ke tempat diinginkan. Alhasil, kaca
piring saya dari satu kini berjumlah di atas 10 pohon.
Nah, Si Melati Malaysia ini agak beda. Sulit
berbunganya. Kuntum bunganya yang semula banyak, tiba-tiba berguguran
seperti digigit serangga. Ternyata dalangnya adalah ulat dan belalang. Beda
dengan kaca piring yang tangguh, Melati Malaysia ini rapuh menurut saya. Tapi
bunganya lebih indah dan harum…Karenanya saya berusaha perbanyak bunga ini dengan stek ala kaca piring. Hasilnya? Tak satupun berhasil! Kuciwa deh...
![]() |
Yang ini Si Melati Malaysia, koleksi pribadi Rebellina |
Nah, ceritanya, suatu waktu saya googling foto-foto tanaman
hias. Eh, ngeliat ada gambar banyak stek kecil-kecil yang ternyata diambil dari
pucuk daun. Sayangnya, saya tidak berkunjung ke laman web tersebut. Hanya saja,
gambar tersebut melekat erat diingatan.
Balik cerita Si Melati Malaysia ini. Karena gagal dengan percobaan
stek ala kacapiring ini, saya jadi sempat males ngurusin perbanyakan si Melati
Malaysia ini. Cukup lama saya biarkan dia tumbuh subur seorang diri. Bunganya
juga mulai ada, walau tidak lebat. Daun-daunnya bagus, hijau mengilat, tanda
dia subur bukan? Dan gara-gara harum bunganya, jadi terniat lagi untuk memperbanyak
pohonnya. Sebagai salah satu antisipasi dari bau ayam peliharaan milik
tetangga. Kisah ayam ini bisa baca di sini.
Karena kapok pakai stek batang/dahan ala kacapiring, saya
pun teringat kembali dengan gambar stek pucuk daun yang pernah saya lihat dari
Google. Iseng saya coba. Pikir saya, tak ada salahnya mencoba sesuatu yang baru
bukan? Apalagi sepertinya tidak susah dan tidak rugi juga kalau gagal,
mengingat Melati Malaysia ini tumbuhnya subur bukan main. Jadi selalu ada
daun-daun baru yang bermunculan. Cocok untuk jadi bahan percobaan.
Akhirnya berbekal alat penggunting dahan (prunning),Juli lalu saya
melakukan percobaan stek pucuk daun terhadap Melati Malaysia. Ada 20 stek pucuk
daun yang saya buat. Hasil stekan saya masukkan dalam poplibag mini, dan
diletakkan dalam satu wadah. Saya beri tanggal kapan saya memulai penyetekan.
Sayangnya, gara-gara kucing-kucing tersayang di halaman rumah ini wadah
penyetekan saya tumbang balang. Hancur semua hasil stekan pucuk daun ini, hanya
menyisakan 3 yang selamat.
Setengah cuek gara-gara kesal, saya rawat deh 3 stekan pucuk
daun yang tersisa. Masih ditempatkan di tempat teduhan. Eh.., alhamdulillah,
hidup! Stekan itu berhasil tumbuh, walau lamat. Daun-daun barunya bermunculan,
dan kini stekan itu siap pindah wadah. Mmasih mikir, apakah mau dipindah ke
tanah, atau dalam pot saja.
Ternyata.., tidak sia-sia saya berani melakukan eksperimen
stek pucuk daun ini. Saya bakal punya 3 tanaman Melati Malaysia yang baru. Yippie..
!
sumber foto : bundaberkebun |
Sekarang, 3 anakan Melati Malaysia ini siap saya pindahkan. Yang satu sih sudah di pindah ke halaman samping rumah. Yang 2 lainnya, masih mikir, mau dipindah ke tanah atau pot ya. Yang mau menyoba stek pucuk daun ini, bisa dilihat cara-caranya lebih jelas di :
Selamat menyoba..
bunga nan exsotik dan harum wangi baunya....
BalasHapusbetul...suka bunga juga kah?
Hapuspernah ga sengaja motong batang kacapiring dan langsung di tanem taunya tumbuh..baru tau kalo itu yg di bilang stek batang. cuma memang batang harus tua ya. pernah nyoba batang muda..akhirnya gagal. kalo stek pucuk daun belum pernah coba
BalasHapuscoba aja. Mudah kok, tidak sesulit yang dikira
HapusWah ilmu baru...
BalasHapusKalau pengalaman saya pernah iseng petik bunga ini buat ditaro di vas, setelah bunga berguguran karena saya malas saya biarkan saja.. eh ternyata batangnya malah numbuh akar.. :-)
Perbedaan yg mencolok dari tanaman gardenia (kaca piring) dengan melati malaisya apa ya bunda???
BalasHapusSoal nya saya pengen banget punya kaca puring
Tapi di tempat saya ada 2 jenis tanaman yg memiliki bentuk bunga yg sama berwarna putih mirip dengan kaca piring ataupun melati malaisya
Trimakasih atas jawabannya