
Sebenarnya aku sempat punya blog di wordpress.
Tapi bukan aku yang buat,melainkan teman dekatku. Kok rasanya kurang sreg.
Seperti bukan diriku, gitu. Memang semenjak punya pasangan hidup yang jago IT,
aku tergantung banget dengan kemampuannya tersebut. Apalagi dianya memang
memanjakanku untuk hal-hal yang berbau tekhnologi terbaru. Jadinya aku malas
untuk belajar sendiri. Padahal, sebelum bersamanya, aku bukan pribadi yang
gagap tekhnologi lho. Wong mengenalnya juga melalui chatting yang waktu itu
lagi booming sebelum eranya facebook sekarang ini. Tapi begitulah..., saat
segala keinginan kita terbiasa terpenuhi tanpa usaha keras, maka otak kita pun
lambat laun akan menjadi lamban kinerjanya. Seperti itulah yang kurasakan untuk
beberapa lama.
Aku memutuskan untuk membuat blog sendiri
untuk mengasah kembali kemandirianku. Lho, apa hubungannya kemandirian dengan
ngeblog ya? Begini, selama ini aku sudah terlalu dibuat mudah oleh pasangan
hidupku. Akun imel dibuatin, akun facebook juga dibuatin. Ngedit gambar,
tinggal bilang. Ngedit tulisan, tinggal minta tolong. Ujung-ujungnya, semua
kurasakan malah menghambatku untuk menjadi pribadi yang mandiri seperti dulu,
saat sebelum bersamanya. Lama-lama aku khawatir, kalau aku tidak bersamanya
lagi, wah..., gimana ya. Harus ada langkah awal untuk merubah semua ini. Dan
membuat blogku sendiri adalah langkah pertamaku. Next time, aku bertekad mau
belajar ngedit gambar dan layout naskah sendiri. Hitung-hitung, untuk
memudahkan langkahku yang ingin menjadi penulis (kembali). Semoga Allah mengabulkan. Aamiin..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Halo...
Thanks ya uda mau mampir dan kasih komentar di blog Rebellina Santy. Komentar kamu berharga banget buat saya.
Salam
Reni Susanti