Kamis, 28 Agustus 2014

Tanaman Bungaku: Si Harum Cantik Kaca Piring

www.rebellinasanty.blogspot.com
Kaca Piring koleksi pribadi Rebellina
Bunga ini awalnya dibawakan oleh mama mertua. Sebatang. Kata mama mertua namanya bunga Kaca Piring. Jujur saya yang totally awam soal tanam-tanaman dan bunga-bungaan, manggut-manggut saja dengan penjelasan mama.  Maklumlah, jatuh cinta saya dengan dunia tanaman bermula dari sini. Jadi sama halnya dengan Alamanda, kesukaan saya dengan Kaca Piring ini pun karena sedikit rasa terpaksa, kemudian akhirnya malah jatuh cinta beneran.



www.rebellinasanty.blogspot.com
Foto pribadi Rebellina

Ceritanya, Kaca Piring ini pun tumbuh subur di halaman samping rumah, berbunga banyak dan harum. Melihat tanaman ini bunganya cantik dilihat dan harum pula, jadi terpikir gimana ya kalau saya perbanyak saja? Beli lagi? Enggak mungkinlah saat ini. Enggak punya budjet lebih untuk beli tanaman kecuali bila lagi sangat berlebih (dari biasanya, hehehe). Akhirnya karena keinginan untuk memperbanyak tanaman ini, saya memberanikan diri memisahkan cabang tanaman ini yang tumbuh dari bawah. Saya sih bilangnya anakannya. Saya tanam di sebelahnya. Eh alhamdulillah, berhasil. Tumbuh subur juga, dan berbunga. Asyik.., tanaman Kaca Piring saya jadi ada 2.


Sayangnya, tanaman ini kemudian saking suburnya, pertumbuhan dahannya berantakan. Malah jadi enggak enak dilihat tampilannya, walau berbunga terus menerus. Akhirnya saya putuskan untuk dipotong sebagian, biar rapi.

Berbekal gergaji kayu (biar potongannya rapi) saya potong deh dahan Si Kaca Piring ini. Waktu ngelihat batang-batang kaca piring hasil potongan, kok jadi merasa sayang kalau dibuang begitu saja. Modal coba-coba, saya bagi-bagi itu dahan menjadi beberapa potongan, lalu sebagian  saya tancapkan ke dalam pot berisi tanaman lainnya. Sebagian lainnya dalam polibag. Saya letakkan di tempat teduh dan tidak kena air hujan (kalau hujan turun).

www.rebellinasanty.blogspot.com
Foto pribadi Rebellina
Tiap hari saya suka amati pertumbuhan dahan stekan itu. Siramnya juga sesekali, dengan air bekas cucian beras. Karena tanahnya lembab, dan ditempatkan yang teduh, jadi enggak terlalu disiram juga enggak apa-apa. Sekitar lebih dari seminggu kemudian, eh saya lihat dari belasan potongan yang saya buat stekan coba-coba itu, 90% berhasil. Indikasinya? Munculnya daun-daun baru di dahan stekan tersebut. Senangnya enggak kepalang. Buru-buru dipindah? Jangan dulu. Saya pengen tanaman baru ini kokoh dulu baru dipindah.

Setelah stekan ini tumbuhnya sudah stabil, barulah saya pindah ke beberapa bagian dari halaman. Ada yang di halaman depan, ada juga di halaman belakang dan samping. Ternyata, Kaca Piring kurang optimal tumbuhnya bila kena naungan. Ini terjadi pada Kaca Piring yang saya tempatkan di halaman depan. Halaman depan memang sudah penuh dengan tanaman besar seperti rambutan, mangga, jambu air, dan beberapa tanaman lainnya. Jadi sinar matahari kurang optimal di sana. Akhirnya tumbuhnya agak-agak merana. Berbunga, tapi tidak lebat, dan bentuk bunganya agak kuntet. Akhirnya Kaca Piring yang ini saya bongkar dan tanam ulang di polibag besar, dan ditempatkan di halam luar dekat pohon rambutan,supaya bisa dapet sinar matahari. Berhasil. Tumbuh subur dan berbunga. Tapi karena jarang di siram, enggak optimal lagi. Akhirnya seminggu yang lalu saya bongkar ulang (lagi),pindah halaman belakang. Biar bisa diawasi dan disirami.J

Sedangkan Kaca Piring yang saya tanam sejajar dengan inangnya di halaman samping kiri dalam rumah, tumbuhnya sangat subur seperti inangnya. Berbunga lebat dan optimal.  Namun Kaca Piring yang saya letakkan di halaman samping kiri luar, walau mendapat sinar matahari yang penuh, tumbuhnya tidak optimal. Lha, jadi bingung juga. Samping kiri dalam dan luar areanya sama-sama mendapat asupan sinar matahari yang cukup. Tapi di bagian dalam, juga sangat dekat dengan sumber air (karena dekat dengan kran air yang suka menetes). Sedangkan di luar , jauh dari sumber air, dan saya juga jarang nyiramnya (paling malas kalau nyiram tanaman di halaman luar, soalnya harus pakai hijab dulu,hihihi. Jadi banyakan tanamannya diabaikan, dibiarkan tumbuh sendiri). Oh.., berarti ini sebabnya. Kaca Piring suka matahari, tapi juga butuh pasokan air yang teratur untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya (kaya artikel parenting, ya). Ini asumsi saya ya berdasarkan pengalaman sendiri.

www.rebellinasanty.blogspot.com
Mexican petunia alias Ruellia brittoniana, koleksi rebellina
Tapi  saya  tetap  biarkan  saja Kaca Piring yang saya letakkan di halaman kiri luar, bersama-sama  Si Mexican Petunia  (Ruellia brittoniana). 

Biar semarak warna warni.  Hanya saja, harus mulai rajin nyirami tanaman halaman depan nih.

www.rebellinasanty.blogspot.com
biar rame :). foto:koleksi rebellina
Oh ya, ternyata selain cantik dan harum, mudah tumbuhnya dan mudah pula perbanyakannya, tanaman Kaca Piring ini bisa digunakan sebagai tanaman herbal juga lho.

www.rebellinasanty.blogspot.com
siap direndam, untuk basuh wajah

Daunnya bisa untuk pengobatan sariawan, sedangkan bunganya suka saya rendam semalaman dan air rendamannya buat cuci muka. Segar deh dan wangi tentu saja.



Ini kisah Tanaman Bungaku, Si Kaca Piring yang Harum dan Cantik. Bagi yuk kisah tanamanmu

11 komentar:

  1. memang bunga kacapiring ini bunganya harum , masih mau menanam tetapi masih ragu

    BalasHapus
    Balasan
    1. kenapa ragu mbak? mudah kok tumbuhnya

      Hapus
  2. mba resep kacapiring buat kesehatan ditambah lagi doonk. saya suka sama tanaman herbal..

    BalasHapus
    Balasan
    1. insha Allah ya mbak. lagi coba cari referensi :)

      Hapus
  3. met malam mbak met kenal, unganya di foto aja cantik apalagi kalau lihat aslinya ya, oh ya mbak apa sih bedanya kaca piring sam ceplok piring karena saya pernah mendengar yang namanya bunga ceplok piring apa sama ya....salam yuli

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, baru denger juga ada naama bunga ceplok piring, mbak. Jadi tertarik, ingin tahu bunganya. mungkin kalau bukan kaca piring, pengen juga punya bunga ceplok piring. maaf, jawabnya belum memuaskan ya :)

      Hapus
  4. mungkin saja sih mbak, mungkin juga lain daerah lain penyebutan kali yah, tapi kalau nama latinnya paling sama ya mbak....

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang paling enak mencari data tanaman itu lewat nama latinnya mbak. setidaknya begitu kalau di saya

      Hapus
    2. o iya iya benar sekali mbak.

      Hapus
  5. Kaca piring aq dalam pot lagi berbunga lebat bnaget nih. Wanginya luar biasa.

    BalasHapus
  6. Kaca piring aq dalam pot lagi berbunga lebat bnaget nih. Wanginya luar biasa.

    BalasHapus

Hai.., Terima kasih sudah mau baca tulisanku. Jika berkenan, beri komentar ya. Setiap komentar insha Allah pasti dibalas, kecuali yang nyepam dan SARA ya. Komentar anda, membantu banget buat perbaikan Blog ini. Salam, Rebellina :)

badge